Batanghari zonajambi.com - Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menegaskan, agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang adalah di Batanghari benar-benar fokus bekerja untuk membangun Kabupaten Batanghari, dan tidak lagi bercerita tentang Pilkada.
Karena saat ini masyarakat tenggah menunggu program-program saat Pilkada lalu. Dan ini tugas pejabat ASN disetiap masing-masing OPD untuk membatu pemerintah ini. Fadhil juga menyebutkan, dirinya juga tidak akan menghalangi ASN untuk berdiskusi maupun berdiskusi. Tapi dalam konteks pembangunan Batanghari.
” Sudah-sudahlah cerita Pilkada ini, Pilkada ini masih lama lagi. Cerita kerja saja sekarang, nanti saat Pilkada, Pilkada pila lagi,” tegas Fadhil kepada ASN.
Fadhil Arief juga menegaskan, dirinya sudah janjikan bersama Wabup Bahtiar bahwa besok saat datang Pilkada lagi, sudah jadi pegawai. Dan tidak perlu lagi ikut-ikutan seperti sebelumnya. Dirinya bersama Bakhtiar akan berusaha membuat ASN akan menjadi nyaman.
” Ini ada pulak yang nyebut, awas! Pilkada nanti Bupati ni?. Saya bilang, itu tak masuk dalam kajian saya. Pilkada balago pula,” sebut Fadhil sambul gelak tawa bersama ASN yang hadir pada acara pelantikan ASN beberapa hari lalu.
Fadhil juga mengatakan, untuk ASN tidaklah ahli dalam politik, makanya jadi pegawai. Kalau ahli di bidang politik tidak jadi pegawai. Kenapa sebab, petahananya kalah terus karena mengunakan pegawai.
” Berarti pegawai tidak ahli di bidang politik, maka awak (red- saya) tidak mau mengunakan pegawai ko (red – ne) kalah kagek,” kata Fadhil Arief dengan logat daerahnya.
Dan hal demikian sudah membuktikan, indikator sudah jelas. Jadi lanjut Fadhil Arief, para ASN bekerja saja, tenang saja. Biar nanti akan dilihat. ” Biar kita lihat, ini kerjanya baik . Dan kita akan coba sesuaikan dan bakatnya, ” pungkas suami Zulva itu.
Fadhil Arief menuturkan, ada sebagian setelah usai pelantikan ada yang japri via WhatsApp kepada dirinya, dengan menyebutkan, salah itu pak. Anak saya sudah lama kerja di intansi A kenapa pula kenapa pula di jabatkan tempat lain.
” Wah dalam hati saya, gak faham dia. Bahwa kita ingin membuatnya menjadi besar, ingin membuatnya jadi hebat. Perlu kita buat rute jabatannya, perlu diberi pengalaman baru maupun pengetahuan baru. Apalagi itu tidak kita berikan, maka kemampuan terbatas pada masa mendatang,” jelas Bupati Batanghari itu. (Erk)







0 Komentar